43 JUTA ANAK INDONESIA ADALAH PEROKOK
PASIF
Dr Widodo Judarwanto SpA
Survey WHO menemukan lima juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit degeneratif akibat rokok, seperti kangker paru dan jantung koroner, di indonesia sendiri, survei demografi Universitas Indonesia mencatat 427.948 orang meninggal setiap tahun akibat penyakit yang dipicu konsumsi rokok.
Dalam laporan WHO tahun 2007 bahkan disebutkan bahwa seorang perokok aktif membunuh 200 ribu orang perokok pasif dalam satu tahun. Sungguh angka fantastik yang sangat mengerikan. Setidaknya tercatat 4000 kematian perokok pasif per tahun di Amerika Serikat. WHO menghimbau agar dikeluarkan undang undang larangan merokok di tempat tertutup dan di tempat umum. Lokasi tertutup dan tempat umum diharapkan 100% bersih sama sekali dari asap rokok. Larangan seperti ini, juga dianjurkan agar disertai dengan tahap penyadaran masyarakat khusus agar para perokok pasif mengerti bagaimana dampak kesehatan yang bakal mereka terima akibat berada di satu ruangan dengan perokok aktif. Terlebih bila perokok itu adalah penghuni rumah sendiri.
Di antara kenyataan menyedihkan yang disodorkan laporan tersebut adalah, separuh anak-anak duia, atau sekitar 700 juta anak mengalami gangguan kesehatan lantaran menjadi perokok pasif. Kebanyakan, penderitaan mereka disebabkan dari dalam rumah mereka sendiri karena jelas yang paling bertanggung jawab dan paling dekat dengan mereka adalah orang tua mereka sendiri di dalam rumah.
Besarnya angka itu tak lepas dari tingginya konsumsi rokok di republik ini. dalam daftar negara konsumen rokok terbesar 2002, indonesia berada pada posisi kelima dunia dengan konsumsi 208 miliar batang per tahun. indonesia hanya kalah dari negara-negara kaya seperti tiongkok yang melahap 1.634 triliun batang, amerika dengan 451 miliar batang, jepang dengan 328 miliar batang, dan rusia 258 miliar batang.Dengan tingkat konsumsi tersebut, tak heran bila 69% pria di indonesia adalah perokok aktif, angkat itu tertinggi di asia, seperti tiongkok yang 53,4%, india 29,4% dan thailand 39,3%.
Tingginya konsumsi rokok suatu negara berbanding lurus dengan tingkat kematian warganya. ini tak lain karena dalam sebatang rokok ditemukan lebih dari 4 ribu kimia berbahaya dan 43 zat pemicu kanker. dalam sebatang rokok sepanjang telunjuk itu!. hampir separonya berisi zat beracun seperti hidrokarbon, karbon monoksida, logam berat, tar, dan nikotin yang memicu kecanduan.
Sebuah laporan menyebutkan sekitar 43 juta anak Indonesia adalah kaum perokok pasif. Bila temuan ini tidak dicermati, berapa banyak nyawa manusia Indonesia 20-30 tahun lagi yang berpenyakit dan meninggal hanya karena hal ini. Bila Kaum perokok yang egois dan tidak bermoral itu terus merokok di sekitar bayi dan anak, maka tidak bisa dibayangkan lagi bagaimana kulitas hidup anak Indonesia sebagai generasi penerus bila setiap hari harus terpapar asap rokok.
Anak yang trmasuk perokok pasif sangat beresiko terganggu kesehatannya. Pada perokok aktif hanya menghisap 25 persen asap rokok yang berasal dari ujung yang terbakar, sementara 75 persen lainnya untuk yang mengisap asapnya. Tidak itu saja, mereka yang tidak merokok atau perokok pasif juga ketambahan separuh asap yang diembuskan si perokok. Yang jelas, dari hembusan asap rokok tersebut para perokok pasif mengisap 4.000 jenis bahan kimia saat terpapar asap rokok orang lain.
Perokok harus berpikir seribukali untuk mengisap kenikmatan sesaat itu. Pertamakali yang dipikirkan adalah kesehatan pribadinya, yang pasti merokok akan menghancurkan tubuhnya. Seringkali kenikmatan asap rokok itu menutupi akal sehatnya. Jangankan kesehatan pribadi, kesehatan orang di sekelilingnya pasti lebih tidak diperdulikan lagi. Para perokok harus bertindak dan berpikir lebih sehat, bahwa asap rokok yang dikeluarkan dari mulutnya itu akan menjadi bencana bagi orang sehat disekelilingnya. ‘
Apalagi bila orang sehat disekelilingnya adalah anak dan ibu hamil. Anak adalah individu yang tidak berdaya menolak atau menghindar dari ancaman asap rokok yang mengintainya setiap saat. Anak belum pernah mengerti bahwa asap rokok akan membuat Sudden Infant death Syndrome, memperburuk asma, gangguan pembuluh darah atau gangguan jantung dan berbagai gangguan lain yang akan mengancamnya saat dewasa.
Meski aturan hukum ada, ternyata pemerintah adalah sebuah macan ompong yang hanya perkasa dalam membuat aturan dan hukum, tetapi loyo dalam penegakkan aturan. Hal inilah yang membuat kaum perokok semakin merajalela dengan seenaknya merokok di tempat umum.
Perokok harus segera sadar sebelum karma Tuhan akan menggerus kesombongan dan ketidakpedulian itu. Tetapi semoga anak Indonesia selalu dalam lindungan Tuhan. Mudah-mudahan dalam ketidakberdayaannya, anak Indonesia diberi kekuatan untuk menangkal jahatnya asap rokok dari kaum perokok.
Provided by
DR WIDODO JUDARWANTO
SAVE CHILDRENS FROM SMOKE
Working together make a smoke-free homes and smoke-free zones for all children
Yudhasmara Foundation
JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210
PHONE : (021) 70081995 – 5703646
email : judarwanto@gmail.com
http://savechildfromsmoke.wordpress.com/
Copyright © 2009, Save Our Children from Smoke Network Information Education Network. All rights reserved.











[...] Topik Terkini : Selamatkan Anak Indonesia dari Kejahatan Perokok dan Asap Rokoknya [...]
By: Pengabaian Hak Anak Paling Parah : Anak 4 Tahun di Eksploatasi sebagai Tontonan Saat Merokok dan Berkata Kotor « KORAN ANAK INDONESIA on April 6, 2010
at 2:40 am
[...] Topik Terkini : Selamatkan Anak Indonesia dari Kejahatan Perokok dan Asap Rokoknya [...]
By: Mengapa Harus Peduli Anak : Kekerasan Anak, Hak Anak, Bahaya Rokok pada Anak dan Perbagai Pelanggaran Hak Anak lainnya « KORAN ANAK INDONESIA on July 4, 2010
at 4:28 pm